Bahaya Ahmadiyah

        Melihat ajaran dan aspek politik seperti di atas dapat dikatakan bahwa ada hal-hal berbahaya yang harus diwaspadai. Pertama: upaya untuk memutus mata rantai Islam dan sejarah umat Islam. Nabi dan rasulnya bukan Muhammad saw. melainkan Mirza Ghulam Ahmad. Kitabnya bukan al-Quran melainkan Tadzkirat. Pusat Islam yang pertama bukan Semenanjung Arabia melainkan India. Akibatnya, semua sejarah peradaban Islam diputus, karena titik awalnya dibelokkan ke India.

Kedua: adanya penyesatan politik terhadap umat Islam sehingga yang dipersalahkan adalah MUI hingga dituntut untuk dibubarkan.

Ketiga: mengaburkan dan menodai ajaran Islam itu sendiri. Siapapun yang menelaah akan menyimpulkan bahwa buku Tadzkirah benar-benar merupakan pembajakan dan mengolok-olok al-Quran (Amin Jamaluddin, Ahmadiyah dan Pembajakan al-Quran, LPII, 1992).   

Keempat: membuat duri dalam daging kaum Muslim. Aliran Mirza Ghulam Ahmad ini telah menyatakan dirinya sebagai Organisasi bentukan Tuhan (Saleh A. Nahdi, Ahmadiyah di Mata Orang Lain, hlm. 7), dan sebagai “illâ wâhidah” (hanya satu yang masuk surga) dari 73 pecahan umat Islam itu (Majalah bulanan Ahmadiyah, Sinar Islam, Jajasan Wisma Damai, no. 13 th. XV/1965, hlm. 34).  Kedudukan ‘illâ wâhidah pada gerakan Ahmadiyah itu telah mendorong mereka untuk meng-“ahmadiyah”-kan kaum Muslim.

Kelima: adanya peran asing dengan isu HAM. Tidak heran bila yang bereaksi terhadap fatwa MUI tentang kesesatan Ahmadiyah adalah kalangan liberal, sekuler, organisasi HAM dan sebagian non-Muslim.  Akibat pengaruh asing, pemerintah sejak awal bersikap: ’Pemerintah tidak setuju Ahmadiyah dibubarkan/ dilarang’. 

 

Wahai Kaum Muslim:

Tindak kekerasan sekelompok umat Islam tentu semestinya tidak terjadi. Namun, tudingan bahwa penyebabnya adalah fatwa MUI jelas hanya mengada-ada, salah alamat, tanpa mengkaji secara mendalam mengapa aksi massa terjadi. Sesungguhnya aksi massa terjadi karena sikap Pemerintah yang tidak tegas.

Juga, umat Islam harus benar-benar mewaspadai dan tidak menerima begitu saja penjelasan 12 butir dari Ahmadiyah.  []

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: